TAWAKKAL
*Tawakkal* 🤍
Berbicara mengenai tawakkal adalah seberapa yakin kita kepada ketetapan Allah swt. Yaitu salah satu ibadah hati yang paling utama dan salah satu akhlak keimanan yang begitu tinggi, karena tawakkal mencerminkan tingginya keyakinan seorang hamba kepada Tuhannya. Secara sederhana, Tawakkal bisa dipahami sebagai sikap pasrah kepada Allah SWT atas segala kehendak-Nya.
Setelah kita berusaha semaksimal mungkin, dengan semampu kekuatan yang kita miliki, tapi belum tentu apa yang telah kita usahakan itu menjadi ketetapan Allah swt.
Maka dari itu inilah yang membedakan derajat seseorang, apakah dia mampu bertawakkal atau dia malah merasa bahwa segala sesuatunya berasal dari usaha dirinya sendiri.
Allah telah menetapkan segala takdir, tapi manusia diperintahkan Allah swt agar berusaha terlebih dahulu sebelum menyerah.
Ketika kita memantapkan hati kita untuk berharap kepada Allah swt, yaitu dzat yang maha mengetahui segala sesuatu, baik yang akan terjadi ataupun yang sudah terjadi. Maka kita akan tergolong orang yang percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi hambaNya.
Tapi yang menjadi kerisauan para manusia adalah kurangnya yakin terhadap skenario yang Allah swt tetapkan. Banyak manusia yang beranggapan bahwa apa yang telah mereka usahakan dan apa yang telah mereka harapkan itu yang terbaik bagi mereka. Padahal apa yang menurut kita baik belum tentu menurut Allah baik. Dan apa yang menurut kita buruk belum tentu menurut Allah buruk. Pengetahuan manusia sangatlah terbatas sedangkan pengetahuan Allah begitu luas karena Dialah yang Maha mengetahui atas segala sesuatu.
Mengenai tawakkal, kita bisa belajar dari kisah maryam yang Allah tetapkan mengandung nabi isa tanpa seorang ayah. Bayangkan saja, bagaimana posisi maryam pada saat itu. Dia adalah sosok wanita suci yang tidak pernah mengenal laki-laki dan tidak pernah berinteraksi dengan siapapun kecuali dengan nabi zakaria. Tapi atas izin Allah swt maryam hamil, mengandung nabi isa yang akan menjadi nabi pada zaman itu.
Ketika itu, maryam sangat ketakutan dan tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Tapi Allah hanya memerintahkan maryam agar pergi dari tempat itu tanpa harus berbicara dengan siapapun.
Mari kita renungkan, begitu tawakkalnya maryam menghadapi hal ini, bahkan dia tidak tahu tempat apa yang harus dia tuju dan kepada siapa dia harus meminta pertolongan dalam keadaan hamil besar tanpa siapapun yang membersamainya.
Bahkan tidak membawa bekal ataupun persiapan untuk persalinan.
Tapi atas izin Allah karena Allah telah menjanjikan barang siapa yang telah berusaha kemudian bertawakkal maka Allah akan berikan jalan keluarnya sesuai yang Allah tetapkan. Karena itulah yang menurut Allah baik bagi hambaNya.
Atas izin Allah, maryam dapat melakukan perasalinan dengan lancar tanpa bantuan manusia, bahkan Allah jamin rezekinya dengan memancarkan air untuk dia minum dan memberikan kurma untuk makanannya.
Masyaa Allah, begitu baik Allah swt kepada hambaNya.
Yakinlah, ketika kalian merasa tidak tentu arah, bimbang bahkan resah, dan tentu arah, maka kembalilah kepada Allah. Mintalah petunjuk kepadaNya, Dia lah yang Maha mengetahui apa yang terbaik bagi hambaNya.
Seperti yang di jelaskan dalam Al-Qur'an
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang hatinya bergetar apabila disebut nama Allah, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah kuat lah imannya. Dan hanya kepada Tuhan lah mereka bertawakkal. – (Q.S Al-Anfal: 2)
Maka dari itu, ini sebagai pengingat untuk kita semua agar kita lebih mengedepankan hati kita agar selalu berharap dan bertawakkal kepada Allah swt.
Di akhir pembahasan ini saya akan tutup dengan ayat yang begitu indah bahkan bisa di jadikan semboyan bagi manusia,
فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya lah aku bertawakkal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung.” – (Q.S At-Taubah: 129
Masyaa Allah, semoga kita menjadi orang yang senantiasa bertawakkal kepada Allah swt dan selalu berperasangka baik terhadapNya.
Wallahu A'lam bisshowab
Barakallahi fiikum
✨✨✨
Komentar
Posting Komentar