Dzikurullah

 DZIKRULLAH 🤍


Dzikir adalah   menyebut atay mengingat atau mengucapkan. 

1. Dzikir hati ada yg terucap dan tidak 

2. Dzikir lisan 

Keduanya merupakan perbuatan yg berdampak merubah amalan dan akhlah dan selalu berhati hati dalam setiap perbuatan (akhlak yg stabil) dan (bisa mengontrol nafsu).  Orang yg selalu berdzikir harus bisa membawa perubahan yg lebih baik terhadap hidupnya. 

Murojaah atau tilawah adalah termasuk dzikir. Dimanapun kita berada ushakan selalu berdzikir. 

Selain mengingat allah dzikir adalah suatu cara untuk berinteraksi dengan allah. 

Dan salah satu balasan atau respon dari allah adalah kita diberi ketengan hati. 


Ketengan adalah hal yg sangat kita butuhkan dalam kehidupan kita. Jika kita diberikan ketrngan hati maka kita akan mudah melakukan amalan lain.


Makanan pokok muslim adalah dzikrullah sama hal nya dg orang yg membutuhkan makanan terhadap perutnya. 

Begitupun dg iman kita yg selalu harus di rawat dan diberi makan salah satunya makanan pokok iman adalah dzikrullah. 


Rasullah saw bersabda : Perumpanaan orang yg dzikir dan tidak berdzikir adalah seperti orang hidup dan mayat.


Dalam sehari harus ada interaksi khusus dengan quran untuk mencharge hati kita. 


Kita sebagai da'i porsi dzikir nya harus lebih banyak dari orang umum lainnya. Seperti halnya atlit yg perlu gizi yg lebih banyak dibanding orang yg bukan atlit. 


Q.s 13 ayat 28 : 


الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ


(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.


Dimensi tertinggi ketengan hati yaitu tercapainya kebahagian di dunia dan akhirat. 


Surah al fajr menjelaskan bahwa 

Allah memanggil dengan sebutan jiwa2 yang tenang untuk kembali kepadanya. 


Cara membersihkan hati salah satunya dengan berdzikir. Dengan bersihnya hati akan membuahkan ketenangan. 


Kemanisan iman (hidup) segala sesuatu ditemukan dalam 3 hal yaitu sholat, tilawah, dan dzikir itu jika ditemukan. 

Tapi jika tdk merasakan ketenangan maka hati sudah tertutup. 


 Sesungguhnya Allah memilik malaikat-malaikat mereka berkeliling untuk mencari orang2 yg ahli berdzikir. Jika mereka menemukan satu kaum yg gemar berdzikir mereka berkata sebutkan lah semua keninginanmu (hajatmu) selanjutnya mereka akan membetangkan sayap nya dan membawa hajat kita ke langit disampaikan kepada Allah. 


Dua kalimat yg ringan tapi memberatkan timbangan yaitu subhanallah wabihamdihi subhanallah hil adzim. 


Dzikrullah amalan pembeda mana hamba dunia (cinta dunia) mana hamba Allah (mengejar ridho Allah). 


Hadits qudsi : Aku sesuai perasaan hamba2 ku dan allah aku akan bersama nya jika mereka mengingatku. Aku lun akan mengingatnya dalam diriku. Dan kalau dia mengingatku dg sepenuh jiwa aku akan lebih lebih jauh lagi mengingatnya. Jadi allah membalasnya dg berlipat2 ganda karena kebaikan dan kasih sayang Allah terhadap hambaNya. 


Kisah inspiratif dzikir : 

Imam Ahmad bin Hanbal, ulama besar pendiri mazhab Hanbali (murid Imam Syafi'i) punya kisah menarik bertemu dengan seorang penjual (tukang) roti yang merindukannya. Di masa akhir hidup beliau bercerita, "Suatu ketika (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tahu kenapa ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak (Bashrah).


Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada hajat. Akhirnya Imam kelahiran Baghdad tahun164 Hijriyah itu berangkat menuju Bashrah. Dalam manaqibnya, beliau bercerita, "Pas tiba di sana waktu Isya', saya ikut salat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya pingin istirahat". Begitu selesai salat dan jamaah bubar, Imam Ahmad pingin tidur di masjid, tiba-tiba Marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya "Kenapa syeikh, mau ngapain di sini?". Untuk diketahui, kata Syekih biasanya dipakai untuk 3 panggilan, bisa untuk orang tua, orang kaya ataupun orang alim (berilmu).


Dalam kisah ini, panggilan Syeikh adalah panggilan sebagai orang tua, karena sang marbot tidak mengenal Imam Ahmad, dia melihat beliau hanya sebagai sebagai orang tua yang layak dihormati. 


Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya. Sosok Imam Ahmad di Irak sangat populer, semua orang kenal beliau, seorang ulama zuhud ahli hadis dan hapal sejuta hadis. Pada masa itu tidak ada foto sehingga orang tidak tau wajahnya, cuma namanya sudah terkenal.


Kata Imam Ahmad: "Saya ingin istirahat, saya musafir". Sang marbot menanggapi, "Tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid".


Imam Ahmad bercerita, "Saya didorong-dorong oleh orang itu disuruh keluar dari masjid, Setelah keluar masjid, dikunci pintu masjid. Lalu saya pingin tidur di teras masjid."


Ketika sudah berbaring di teras masjid, marbotnya datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad. "Mau ngapain lagi syeikh?" Kata marbot. "Mau tidur, saya musafir," kata imam Ahmad. Lalu marbot berkata, "Di dalam masjid gak boleh, di teras masjid juga gak boleh". Imam Ahmad pun diusir.


Di samping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat dan menjual jual roti). Penjual roti ini sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian Imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot masjid. Ketika Imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh: "Mari syeikh, anda boleh menginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil". Kata imam Ahmad "baik". Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk di belakang penjual roti yang sedang membuat roti (dengan tidak memperkenalkan siapakah dirinya, hanya bilang sebagai musafir).


Penjual roti ini punya perilaku unik, jika Imam Ahmad mengajak ngomong, dijawabnya. Kalau tidak, dia terus membuat adonan roti sambil melafalkan istighfar, "Astaghfirullah". Ketika maruh garam Astaghfirullah, mecahin telur Astaghfirullah, campur gandum Astaghfirullah. Tukang roti ini selalu mendawamkan istighfar. Sebuah kebiasaan mulia. Kebiasaan itu pun menarik perhatian Imam Ahmad.


Lalu Imam Ahmad bertanya: "Sudah berapa lama kamu lakukan ini?". Orang itu menjawab: "Sudah lama sekali syeikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan".


Imam Ahmad bertanya "Ma tsamarotu fi'luk?" "apa hasil dari perbuatanmu ini?". Tukang roti itu menjawab "(lantaran wasilah istighfar) tidak ada hajat yang saya minta, kecuali pasti dikabulkan Allah. Semua yang saya minta ya Allah, langsung diterima".


Lalu orang itu melanjutkan: "Semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yang belum Allah kasih". Imam Ahmad penasaran dan bertanya: "Apa itu". Kata orang itu "saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan Imam Ahmad".


Mendengar itu, seketika itu Imam Ahmad langsung bertakbir: "Allahu Akbar". Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah bahkan sampai didorong-dorong oleh marbot masjid itu sampai ke jalanan ternyata berkat istighfarmu".


Penjual roti itu pun terperanjat seraya memuji kebesaran Allah. Dia tak menyangka kalau orangtua yang diajaknya menginap di tempatnya adalah seorang ulama besar yang dirindukannya.


Ancaman2 bagi yg selalu lupa untuk berdzikir adalah selalu merasa sempit dalam hidupnya dan di akhirat akan dalam keadaan buta. Bisa jadi buta penglihatan ataupun tidak tau arah dan juga akan dilupakan oleh Allah. (Qs  59. Ayat 19).


Kita bisa hidup karena bantuan Allah dan kita selalu membutuhkan Allah dalam hidup kita. 

Maka musibah terbesar adalah Allah melupakan hambanya. 


Maka senantiasalah untuk selalu menghidupkan iman dan hati dengan selalu mengingat Allah (dzikrullah) dimanapun dan dalam keadaan apapun. 

Agar selalu mendapat ketengan hati dalam kehidupan kita. 


Wallahu A'lam bisshowab. 

Barakallahu fikum 🙏🏻

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBANGUN RUMAH DI SYURGA

TAWAKKAL